Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/bsbweb/public_html/koneksi.php on line 2
PT. Bumi Sarana Beton | Berita

Berita

JK Minta Dirut PT. Bumi Sarana Beton (Kalla Beton) Benahi Masjid Raya

blog

Saat ke Makassar, Sabtu, 4 Juni 2016, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla melaksanakan Shalat Azar di Masjid Raya Makassar. Sebelum shalat, ia menyempatkan diri meninjau masjid kebanggaan warga Makassar tersebut. JK mulai mengecek dari tempat wudhu dan toilet yang berada di lantai 1. Ia juga sempat menyapa dan bertanya kepada pedagang yang berjualan di dalam masjid.

Setelah itu, ia menaiki tangga naik ke lantai 2. Dari balik tiang ia melihat halaman masjid yang berada di sisi Jl. Veteran. Matanya tajam, mengamati setiap sudut-sudut halaman. “Kenapa ini seperti ini?,” tanyanya kepada Wakil Walikota Makassar, Syamsul Rizal

“Ini nanti untuk pedestarian, agar jamaah nyaman untuk berjalan,” Syamsul Rizal menjawab.

Selepas melaksanakan Shalat Azar, JK berbincang singkat dengan imam dan pegurus masjid. Dirinya menanyakan kesiapan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Sebelum meninggalkan masjid, ia sekali lagi kembali ke sisi timur masjid. Kali ini, ia menggandeng Direktur Utama PT Bumi Sarana Beton, Sam’un Saebe. “Kau liat itu, sudah banyak yang pecah-pecah, tolong diperbaiki, 1 minggu yach harus beres,” pesannya.

“Insya Allah pak,” jawab Sam’un.

Memang di beberapa bagian masjid sudah banyak bagian yang hilang, ada yang terlepas ada pula yang hanya pecah. Mungkin karena sudah termakan usia atau pada saat pemasangan kurang kuat melekatnya. [Azhar]

BANK INDONESIA GORONTALO

blog

 

Bank Indonesia (BI) akan segera memiliki kantor perwakilan baru di Gorontalo. Hal itu seiring proses pembangunan kantor tersebut yang kemajuannya mencapai 72 persen.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo menargetkan kantor perwakilan itu bisa beroperasi pada Mei 2018.

"Kami segera buka kantor perwakilan yang baru di Gorontalo," ujar Agus usai serah terima jabatan Kepala kantor Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, Senin (29/1/2018).

Dengan ada kantor perwakilan baru itu, Agus menuturkan akan memungkinkan BI menjalankan tugas dan fungsi Bank Indonesia yang lengkap. Fungsi itu bukan hanya sebagai otoritas monoter namun juga dipastikan akan melayani sistem pembayaran dan peredaran rupiah yang lebih baik.

"Kami sedang persiapkan sumber daya manusianya. Supaya kegiatan kegiatan terkait dengan peredaran uang rupiah yaitu mengedarkan uang bisa dilakukan," ujar dia.

Tidak hanya itu, kegiatan transaksi pembayaran melalui sistem clearing nasional ataupun kegiatan non tunai seperti pengawasan di jasa money changer dan kegiatan tranfer dana, semua bisa dilakukan di kantor perwakilan Bank Indonesia yang baru di Gorontalo.

Agus Martowardojo juga mengatakan dari pertumbuhan ekonomi, Gorontalo senantiasa berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Dia menilai sebagai provinsi yang relatif baru terbentuk, momentum tersebut harus dipertahankan.

"Kami juga melihat, sumber pertumbuhan ekonomi di Gorontalo adalah lebih dari konsumsi. Akan tetapi juga dari sektor pertanian. Tentu ke depan diharapkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini dapat ditingkatkan," kata dia.

Dia menilai pengembangan beberapa bentuk industri yang memiliki nilai tambah serta pariwisata, bisa menjadi sektor yang membantu pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

"Beberapa sektor ekonomi ini yang kami anggap dapat membantu pertumbuhan ekonomi di Gorontalo," ujar dia

Liputan6.com, Gorontalo

http://bisnis.liputan6.com/read/3242817/bi-targetkan-kantor-perwakilan-gorontalo-rampung-mei-2018

 

 

Pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung Dipercepat

blog

REPUBLIKA.CO.ID,MANADO -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pupera) Basuki Hadimuljono meminta kontraktor pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung sepanjang 39 kilometer (km) menambah peralatan dan tenaga kerja. Apalagi, konstruksi ruas tol ini juga dapat selesai lebih cepat karena kondisi tanahnya tidak membutuhkan penanganan khusus seperti beberapa ruas tol di Trans Sumatera dan Trans Jawa.

Sejauh ini, secara keseluruhan progres pembebasan lahan telah mencapai 75,86 persen. "Maksimalkan pekerjaan pada lahan yang sudah bebas," ujarnya melalui siaran resmi yang diterima, Rabu (15/11).

Tol Manado-Bitung merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk meningkatkan konektivitas sehingga dapat menurunkan biaya logistik.

Menurutnya, kehadiran Tol Manado-Bitung yang menghubungkan Kota Manado dengan Pelabuhan Internasional Bitung sudah sangat ditunggu masyarakat. Sebab, kerap terjadi kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas di jalan arteri nasional. Kemacetan mengakibatkan waktu tempuh meningkat tajam terutama pada jam sibuk.

Basuki menambahkan, beberapa tahun sebelumnya, butuh 45 menit untuk menempuh perjalanan Manado-Bitung dan sebaliknya, namun saat ini membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam. "Kehadiran Tol Manado-Bitung meningkatkan kelancaran akses Pelabuhan Internasional Bitung sebagai salah satu pintu ekspor impor bagi kawasan Indonesia bagian timur," ujar dia.

Tol yang ditargetkanberoperasi pada 2019 ini akan mempersingkat lalu lintas barang dan jasa yang sebelumnya harus melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. "Ini juga akan mendukung perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung," kata Basuki.

Tol Manado-Bitung dibangun dengan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Dari 39 km, Seksi I sepanjang 14 km Manado-Sukur-Airmadidi dikerjakan melalui APBN dan pinjaman Pemerintah China dan Seksi II sepanjang 25 km Airmadidi-Bitung yang hak konsesinya dimiliki oleh badan usaha jalan tol (BUJT) PT Jasa Marga Manado Bitung dengan biaya investasi mencapai Rp 5,12 triliun.

Pembangunan Seksi I dibagi menjadi dua segmen. Segmen I Maumbi-Suwan sepanjang 7 km konstruksinya dimulai sejak Oktober 2016 oleh Sino Road and Bridge Group dengan nilai kontak Rp 1,24 triliun. Progres konstruksi hingga pertengahan November ini sebesar 13,47 persen atau tertinggal dari target semula 24,83 persen.

Sementara untuk pendanaan Segmen II Sukur-Tumaluntung sepanjang 7 km konstruksinya dibagi menjadi lima bagian oleh lima kontraktor berbeda yakni PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya, Hutama-Waskita KSO dan Nindya-BK, KSO dengan progres konstruksi sebesar 35,01 persen.

Untuk konstruksi Seksi II dikerjakan PT JMB yang sahamnya dipegang oleh PT Jasamarga, PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan terbagi menjadi dua segmen. Segmen II A sepanjang 11,5 km ruas Airmadidi-Danowudu saat ini progres fisiknya sebesar 29,02 persen dan seksi II B ruas Danowudu-Bitung (13,5 km) saat ini progresnya baru 0,7 persen.

http://republika.co.id/berita/ekonomi/makro/17/11/15/ozghj1382-pembangunan-jalan-tol-manadobitung-dikebut-ini-alasannya